Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa Jawa pada ekspatriat di Korea Selatan. Peneliti melakukan pengumpulan data melalui wawancara mendalam via telepon kepada informan yang berada di Korea Selatan. Pemilihan metode ini didasarkan pada keterbatasan geografis dan efisiensi komunikasi. Untuk memperluas jangkauan dan kelancaran wawancara, peneliti dibantu oleh seorang asisten penelitian yang berdomisili di Korea Selatan. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 8 partisipan yang dipilih dengan strategi purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspatriat di Korea Selatan secara aktif mempertahankan penggunaan bahasa Jawa mereka dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari, seperti saat berbelanja di pasar, membersihkan asrama, dan bekerja. Faktor-faktor yang mendukung pemertahanan ini meliputi kenyamanan, kebiasaan, solidaritas sosial, kebanggaan budaya, dan keterbatasan dalam menguasai bahasa lain. Tradisi budaya dan acara-acara tertentu juga mempunyai peran penting dalam memelihara bahasa Jawa di Korea Selatan. Dengan demikian, ekspatriat Jawa di Korea Selatan berhasil mempertahankan bahasa dan budaya mereka melalui integrasi bahasa dalam aspek-aspek kehidupan sehari-hari dan kegiatan budaya.
Copyrights © 2025