Cabai rawit putih (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas yang memiliki permintaan tinggi. Salah satu usaha untuk memenuhi permintaan tersebut adalah dengan meningkatkan produktivitas tanaman cabai melalui pemuliaan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai heritabilitas dan koefisien keragaman genetik juga untuk mengetahui genotipe tanaman cabai rawit putih yang berpotensi dijadikan materi genetik generasi F3. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan meliputi 9 genotipe cabai rawit putih generasi F2 yaitu P6P7-1, P6P7-5, P6P7-7, P6P7- 8, dan P6P7-9. Data hasil pengamatan diolah menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dilanjutkan dengan uji Scott-Knott taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan nilai KKG tinggi pada variabel tinggi insidensi penyakit gemini. Nilai heritabilitas tinggi terdapat pada variabel umur berbunga dan insidensi penyakit virus gemini. Genotipe yang paling berpotensi untuk dijadikan materi genetik generasi F3 adalah P6P7-1.
Copyrights © 2025