Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan UMKM makanan di Kecamatan Leuwiliang melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Metode ini melibatkan pelaku UMKM secara aktif dalam identifikasi masalah, perancangan sistem akuntansi sederhana, serta implementasi dan evaluasi bersama. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan PAR efektif dalam meningkatkan literasi keuangan, penerapan pencatatan transaksi harian, serta kemampuan menyusun laporan keuangan dasar seperti laba rugi dan arus kas. Pendampingan juga meningkatkan akses UMKM terhadap pembiayaan dan memperkuat efisiensi usaha. Diseminasi dilakukan melalui media visual dan digital berbahasa lokal untuk memperluas dampak edukatif. Kesimpulannya, pendekatan partisipatif terbukti membangun kemandirian finansial dan menciptakan ekosistem pembelajaran komunitas yang berkelanjutan dalam mendukung ketahanan ekonomi lokal.
Copyrights © 2025