Studi ini menganalisis pengaruh kenyamanan, manfaat, dan risiko terhadap minat UMKM di Kabupaten Lima Kaum, Sumatera Barat, dalam menggunakan pembiayaan fintech P2P lending. Metode kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda diterapkan pada 122 responden UMKM. Hasil menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara signifikan mempengaruhi minat (89,4%), dengan manfaat sebagai faktor dominan (koefisien 0,692). Menariknya, risiko memiliki korelasi positif (koefisien 0,177), menunjukkan bahwa UMKM tetap tertarik meskipun menyadari risiko potensial. Temuan ini menyoroti pentingnya kemudahan akses dan manfaat finansial dalam mendorong adopsi fintech, serta kebutuhan untuk meningkatkan literasi digital dan keamanan platform guna mengoptimalkan potensinya. Implikasi studi ini bagi platform fintech, penting untuk menyediakan layanan yang mudah digunakan dengan manfaat konkret untuk menarik UMKM. UMKM sendiri harus secara aktif mempelajari mekanisme dan risiko potensial sebelum menggunakan layanan fintech. Temuan tentang hubungan positif antara risiko dan minat juga membuka jalan untuk penelitian lebih lanjut tentang perilaku pengguna, yang akan bermanfaat bagi pertumbuhan usaha kecil.
Copyrights © 2025