Perkembangan media sosial yang pesat sudah menjadikan platform seperti X (sebelumnya Twitter) sebagai sumber utama data tentang opini publik. Masyarakat aktif membagikan pandangan mereka terhadap banyak isu soisal maupun politik melalui cuitan yang bersifat terbuka dan real-time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentiment masyarakat terhadap Revisi Undang -Undang TNI yang mendapatkan berbagai tanggapan publik, terutama di media sosial. Revisi ini dianggap kontroversial karena dinilai dapat memperluas peran TNI di ranah sipil tanpa mekanisme akuntabilitas yang jelas. Data diperoleh dari platform X menggunakan kata kunci “Tolak Revisi UU TNI” dalam rentang waktu 15-20 maret 2025, dengan total 1.003 cuitan. Proses analisis melibatkan tahapan preprocessing data, pelabelan sentiment, implementasi klasifikasi menggunakan algoritma Naïve Bayes, serta evaluasi hasil klasifikasi. Naïve Bayes dipilih karena kompetensinya yang efisien dalam menangani data teks dan akurat dalam klasifikasi sentiment. Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran umum terhadap pandangan masyarakat, apakah cenderung mendukung (pro) atau menolak (kontra) terhadap Revisi UU TNI, serta menghasilkan kontribusi bagi pengambilan keputusan dari kajian kebijakan publik berbasis data.
Copyrights © 2025