Kabuyutan: Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal
Vol 4 No 2 (2025): Kabuyutan, Juli 2025

MENAFSIR TANDA DALAM CARITA PARAHYANGAN: PERSPEKTIF LINGUISTIK FERDINAND DE SAUSSURE

Pakpahan, Ferry Parsaulian (Unknown)
Suryana, Nana (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2025

Abstract

Carita Parahyangan merupakan salah satu naskah penting dalam tradisi sastra Sunda Kuno yang memuat unsur sejarah, mitologi, serta legitimasi kekuasaan politik kerajaan-kerajaan Sunda. Artikel ini menganalisis Carita Parahyangan melalui pendekatan semiotika struktural Ferdinand de Saussure dengan fokus pada konsep dasar tanda sebagai relasi antara penanda (signifier) dan petanda (signified). Melalui kajian terhadap kosakata simbolik seperti prabu, hyang, dan tapa, penelitian ini mengungkapkan bahwa makna dalam teks dibentuk secara arbitrer dan ditentukan oleh sistem nilai sosial dan budaya masyarakat Sunda. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana bahasa dalam naskah bukan sekadar alat penyampai informasi, melainkan juga sistem tanda yang mengonstruksi makna-makna ideologis. Hasil kajian ini menempatkan Carita Parahyangan sebagai teks yang mencerminkan struktur kultural yang tertanam dalam sistem linguistiknya.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kabuyutan

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science

Description

KABUYUTAN Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal, yang menjembatani pemikiran-pemikiran kritis menyangkut kearifan lokal tinggalan budaya masa lampau, termasuk di dalamnya kemanusiaan, yang mengedepankan manusia sebagai insan bermartabat dan berbudaya. Filologi secara ...