Pernikahan dini dapat membawa risiko masalah kesehatan, psikologis, sosial dan ekonomi, pada umumnya banyak terjadi pada perempuan. Proporsi remaja yang menikah usia dini dan belum mendapatkan pendidikan kesehatan pranikah masih di bawah target RPJMN. Untuk membangun aspek psikologis dan sosial, remaja perlu mendapatkan pemahaman yang baik bukan hanya efek dari pernikahan dini tersebut tetapi bagaimana remaja dapat menentukan sikap dan tindakan yang positif untuk tidak melakukan pernikahan dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta menumbuhkan kesadaran remaja pentingnya pencegahan pernikahan usia dini melalui kegiatan pendidikan kesehatan pranikah. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif presentasi layout slide, diskusi interaktif dan distribusi media edukatif Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada peningkatan signifikan pemahaman remaja tentang pendidikan kesehatan pranikah. Pendidikan kesehatan membantu orang mengambil sikap yang bijaksana terhadap kesehatan dan kualitas hidup. Program ini memberikan dampak yang signifikan di masa mendatang dalam menurunkan angka pernikahan usia dini sehingga melalui pendidikan kesehatan pranikah diharapkan dapat dapat mencegah perilaku yang menyimpang.
Copyrights © 2025