Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan pengucapan diftong pada pidato Prabowo Subianto usai dilantik jadi presiden Republik Indonesia. Bahasa sangat penting bagi setiap orang, karena bahasa merupakan alat komunikasi sehari-hari baik itu dalam lisan maupun tulisan yang berfungsi untuk menyampaikan informasi. Kesalahan berbahasa tidak perlu ditakuti atau dihindari oleh setiap orang karena kesalahan berbahasa adalah hal yang wajar. Hampir di setiap perbincangan, pengucapan, dan tulisan mengalami kesalahan. Tidak dipungkiri, kesalahan-kesalahan berbahasa itu terjadi dengan spontan tanpa dibuat-buat, seperti saat pengucapan diftong. Diftong berkaitan dengan dua buah vokal dan yang merupakan bunyi dalam satu silabel. Diftong terjadi karena posisi lidah ketika memproduksi bunyi ini pada bagian awalnya dan bagian akhirnya tidak sama. Diftong yang dimiliki bahasa Indonesia hanyalah diftong naik dan terdapat tiga diftong yang dilambangkan dengan gabungan huruf vokal ai, au, dan oi.
Copyrights © 2025