Pergerakan harga saham di pasar modal sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor makroekonomi, seperti inflasi dan suku bunga. Kedua variabel ini memegang peranan penting dalam mempengaruhi keputusan investasi dan kinerja perusahaan, khususnya pada sektor transportasi dan logistik yang vital bagi perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inflasi dan suku bunga terhadap harga saham perusahaan transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2021–2024. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, yang menghasilkan 19 perusahaan sebagai objek penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari laporan keuangan, publikasi BEI, serta data inflasi dan suku bunga yang diterbitkan oleh Bank Indonesia. Uji asumsi klasik dilakukan terlebih dahulu untuk memastikan validitas model, diikuti dengan uji t untuk pengujian pengaruh parsial dan uji F untuk pengujian pengaruh simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, inflasi berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan suku bunga tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, inflasi dan suku bunga berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa inflasi adalah faktor utama yang perlu diperhatikan dalam pengambilan keputusan investasi di sektor ini.
Copyrights © 2025