Penelitian ini menganalisis tuturan ilokusif kegiatan belajar mengajar (KBM) mata pelajaran Bina tingkat 8 Sekolah Menengah Pertama Nabawi Maftahul Uluum Tuliskriyo. Melalui ancangan qualitative, riil objektif data-data didapatkan melalui kegiatan pengamatan mendalam, kritisi, yang diperkuat dengan tindakan interview narasumber terpilih, guru serta siswa. Analisis menyimpulkan data temuan bahwa tindak tutur ilokusif, seperti meminta, menawarkan, dan memberi penjelasan, berperan penting dalam meningkatkan interaksi dan pemahaman materi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan strategi komunikasi yang tepat dapat memfasilitasi KBM lebih menunjukkan efektivitas tinggi, serta menciptakan ekosistem belajar-pembelajaran berpartisipasi aktif siswa. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pengajaran Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2025