Penelitian ini menganalisis tingginya angka kecelakaan kerja di divisi operasional PT. Affandra Energi Indonesia, khususnya pada aktivitas pemasangan pipa gas CNG, pemeliharaan mesin, dan distribusi. Tujuannya adalah mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risiko, dan memberikan rekomendasi pengendalian berbasis metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan matriks risiko AS/NZS 4360. Hasilnya menunjukkan 12 potensi bahaya, terdiri dari 6 risiko tinggi (patah tulang, jari terpotong), 4 sedang, dan 2 rendah. Rekomendasi meliputi penggunaan APD, harness, substitusi alat forklift, dan sosialisasi prosedur K3, sesuai hierarki pengendalian risiko (eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, administratif, APD). Implementasi rekomendasi terbukti efektif mengurangi kecelakaan. Penelitian ini berkontribusi dalam penyusunan kebijakan K3 berbasis risiko, tidak hanya bagi PT. Affandra Energi Indonesia tetapi juga industri sejenis yang menghadapi tantangan serupa.
Copyrights © 2025