Jurnal Kesehatan Tambusai
Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025

HUBUNGAN ANTARA PERKAWINAN USIA MUDA DAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA GEDOG KULON, KECAMATAN TUREN, KABUPATEN MALANG

Riskawati, Evi Denik (Unknown)
Retnaningsih, Reny (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2025

Abstract

Perkawinan usia muda merupakan fenomena sosial yang masih sering terjadi di Indonesia dan berpotensi meningkatkan risiko masalah kesehatan pada anak, termasuk stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perkawinan usia muda dengan kejadian stunting pada balita di Desa Gedog Kulon, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 32 ibu yang memiliki balita berusia 2 bulan hingga 5 tahun. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan buku KIA, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rho.Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia perkawinan muda dengan kejadian stunting (p=0,033), dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,378 yang menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan sedang.Terdapat hubungan bermakna antara perkawinan usia muda dan kejadian stunting. Penundaan usia pernikahan dapat menjadi salah satu strategi pencegahan stunting di tingkat masyarakat.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jkt

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal ...