Maraknya perilaku seks bebas di kalangan remaja, khususnya di daerah pesisir seperti Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, menjadi permasalahan serius yang berdampak pada aspek kesehatan, sosial, dan moral generasi muda. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada siswa SMA Negeri 1 Tanjung Mutiara melalui pendekatan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) sebagai upaya preventif terhadap perilaku menyimpang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dengan dukungan aktif dari pihak sekolah sebagai mitra. Kegiatan pelatihan mencakup simulasi “Emosi dalam Gelas” untuk memahami pengaruh emosi terhadap pengambilan keputusan, role play teknik STOP (Stop, Think, Observe, Proceed) untuk meningkatkan kesadaran dalam bertindak, refleksi diri mengenai tujuan hidup, serta kegiatan “HERO” yang menumbuhkan empati dan nilai-nilai kepedulian terhadap sesama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya pengelolaan emosi, kesadaran diri, serta tujuan hidup yang bermakna. Pelatihan ESQ terbukti menjadi pendekatan yang efektif dalam membentuk perilaku positif siswa dan mencegah penyimpangan, terutama ketika dilakukan secara kolaboratif dan kontekstual sesuai kondisi sosial dan ekonomi setempat.
Copyrights © 2025