Adiksi internet pada remaja dapat berdampak negatif terhadap kemampuan interaksi sosial dan meningkatkan rasa cemas remaja dalam situasi sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran  tingkat adiksi internet dan tingkat kecemasan sosial pada remaja. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Internet Addiction Test (IAT) untuk mengukur kecanduan internet dan Social Anxiety Scale for Adolescence (SAS-A) untuk mengukur kecemasan sosial. Hasil penelitian diketahui tingkat adiksi internet responden hampir setengah responden dengan kategori sedang sebanyak (46,6%) 56 responden dan kecemasan sosial sebagian besar responden dengan kategori rendah sebanyak (60%) 72 responden. Kesimpulan didapatkan gambaran tingkat adiksi internet remaja hampir setengah responden dengan kategori sedang sebanyak 56 responden dan gambaran kecemasan sosial remaja sebagian besar kategori rendah sebanyak 72 responden. Penggunaan internet perlu dikelola dengan bijak untuk mengurangi dampak negatifnya terhadap kecemasan sosial dan keterampilan sosial pada remaja.
Copyrights © 2025