Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data yang digunakan yaitu data sekunder yang didapat dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat dengan menggunakan teknik analisis regresi berganda data panel yaitu gabungan antara data runtut waktu (time series) pada periode tahun 2017-2020 dan data silang (cross section) dari 14 Kabupate/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Pengelolaan data menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian secara uji t (parsial) menunjukan bahwa variabel X1 yaitu Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat tahun 2017-2020. Namun pada variabel X2 yaitu Pengangguran berpengaruh singnifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat tahun 2017-2020. Besarnya pengaruh pertumbuhan ekonomi dan pengangguran terhadap tingkat kemiskinandilihat dari R-square sebasar 0.288 artinya variabel X1 dan variabel X2 berpengaruh terhadap Y sebesar 28,8% dan sisanya 71,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Secara uji F (simultan), berdasarkan hasil pada tabel ANOVA menunjukan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 sehingga < 0,05. Sehingga berdasarhkan hipotesis bahwa H3 diterima. Dengan demikian variabel independen X1 dan X2 berpengaruh terhadap variabel Y sehingga hasilnya adalah pertumbuhan ekonomi dan pengangguran berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat tahun 2017-2020.
Copyrights © 2025