Perkembangan motorik kasar pada anak usia 1-5 tahun merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang yang berpengaruh terhadap kualitas hidup anak. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik kasar adalah status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis hasil penelitian mengenai hubungan antara status gizi dan perkembangan motorik kasar pada anak usia 1-5 tahun melalui pendekatan systematic review. Metode pencarian literatur dilakukan melalui database PubMed, Scopus, Google Scholar, dan ScienceDirect, dengan kriteria inklusi yang mencakup penelitian yang membahas status gizi dan perkembangan motorik kasar anak. Dari 10 studi yang ditemukan, 5 penelitian yang relevan dimasukkan dalam tinjauan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi yang baik berhubungan signifikan dengan perkembangan motorik kasar yang optimal, sedangkan status gizi yang buruk, terutama kekurangan mikronutrien seperti vitamin A, zat besi, dan zinc, menghambat perkembangan motorik kasar anak. Mikronutrien berperan penting dalam mendukung koordinasi motorik dan fungsi otot yang diperlukan untuk keterampilan motorik kasar. Penelitian ini juga menyoroti peran faktor lingkungan dan sosio-ekonomi dalam mempengaruhi status gizi dan perkembangan motorik kasar. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa pemenuhan gizi yang optimal sangat penting dalam mendukung perkembangan motorik kasar anak, yang pada gilirannya mempengaruhi kualitas hidup dan kemampuan interaksi mereka dengan lingkungan sosial. Oleh karena itu, intervensi gizi yang tepat, seperti pemberian makanan bergizi dan suplemen mikronutrien, sangat diperlukan untuk mencegah keterlambatan perkembangan motorik kasar pada anak-anak.
Copyrights © 2025