Keamanan merupakan elemen kunci dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, terutama dalam konteks pemilihan kepala daerah yang demokratis dan stabil. Penelitian ini menganalisis perlindungan keamanan dalam debat pemilihan bupati di Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, dari perspektif kebijakan hukum. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji regulasi yang mengatur keamanan dalam pemilihan serta tantangan implementasinya melalui wawancara dengan pihak terkait.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan keamanan dalam proses pemilihan kepala daerah tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga pada efektivitas regulasi serta partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. Tantangan utama yang ditemukan meliputi lemahnya koordinasi antar lembaga, kurangnya sosialisasi kebijakan kepada masyarakat, serta potensi konflik akibat persaingan politik.Diperlukan penguatan kebijakan hukum melalui perbaikan regulasi, peningkatan koordinasi antar instansi keamanan, serta edukasi politik bagi masyarakat agar pemilihan berlangsung aman dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan kebijakan yang tepat, stabilitas keamanan dalam pemilihan kepala daerah dapat terjaga, sehingga memberikan dampak positif bagi tata kelola pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Copyrights © 2025