Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran perilaku cyberbullying pada mahasiswa di Universitas Negeri Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitiannya deskriptif. Responden penelitian berjumlah 390 mahasiswa jurusan kependidikan dari 3 fakultas yang berbeda di Universitas Negeri Padang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah stratified random sampling dan analisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku cyberbullying pada mahasiswa secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata 74,29. Data tertinggi diperoleh pada bentuk cyberstalking yang menunjukkan hasil skor 9,38 dengan persentase 62,55%, yang berada pada kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa bentuk pengawasan dan penguntitan di media sosial menjadi bentuk paling dominan dibandingkan bentuk lainnya. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang menyoroti flaming sebagai bentuk utama, hasil ini mengindikasikan adanya pergeseran pola perilaku agresif digital di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, konselor dapat memberikan layanan bimbingan dan konseling terutama konseling individual dan kelompok yang berfokus pada pencegahan serta penanganan cyberstalking kepada mahasiswa yang terlibat dalam perilaku cyberbullying, yang menekankan literasi digital, etika bermedia, dan penguatan kontrol diri untuk menekan perilaku negatif di ruang digital.
Copyrights © 2025