Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji pengaruh profesionalisme dan pengalaman kerja terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi fraud dengan pelatihan audit sebagai variabel moderasi pada Inspektorat Kabupaten Mamuju. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah auditor dan P2UPD yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Mamuju. Sedangkan sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan teknik sensus sampling atau sampel jenuh, sehingga seluruh jumlah populasi dijadikan sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan. Untuk mengumpulkan data lapangan, penelitian ini menggunkan metode survei dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 34 responden objek penelitian. Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah dengan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi software Smart PLS 4.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa: profesionalisme secara positif berpengaruh tidak signifikan terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi fraud, sedangkan pada variabel pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi fraud. Variabel moderasi dalam penelitian ini yaitu pelatihan audit memperlemah pengaruh profesionalisme terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi fraud, serta pelatihan audit memperlemah pengaruh pengalaman kerja terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi fraud.
Copyrights © 2025