JFM (Jurnal Farmasi Malahayati)
Vol 8, No 2 (2025)

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAUN BELUNTAS (Pluchea indica Less.) DENGAN METODE DPPH (1,1-DIPHENYL-2-PICRYLHYDRAZYL)

Tasiam, Ezrani (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Aug 2025

Abstract

Beluntas (Pluchea Indica Less.) secara tradisional digunakan untuk menghilangkan  bau badan, penurun demam, dan obat diare oleh masyarakat Sulawesi Utara. Tanaman ini memuliki potensi antioksidan yang telah diuji dari eksrak etanol dan fraksinasinya dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis.  Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Hasil uji antioksidan ekstrak kental etanol daun beluntas dan fraksi-fraksinya menunjukkan bahwa fraksi etil asetat memiliki aktivitas antioksidan tertinggi (IC50 = 2,89 ppm), kemudian etanol (IC50 = 3,63 ppm), butanol (IC50 = 7,68 ppm) dan n-Heksan (IC50 =  88,24 ppm) sebagai pembanding dalampenelitian ini vitamin C (IC50 = 17,66 ppm) dan vitamin E (IC50 = 37,54 ppm).  Berdasarkan nilai AAI (Antioxidant Activity Index) dari hasil pengujian menunjukan ekstrak etanol, etil asetat, butanol dan vitamin C termasuk dalam kategori antioksidan sangat kuat, sedangkan esktrak n-Heksan termasuk dalam kategori antioksidan sedang dan vitamin E termasuk dalam kategori antioksidan kuat

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

farmasi

Publisher

Subject

Environmental Science Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Farmasi Malahayati (JFM) merupakan jurnal yang berisi tentang hasil penelitian maupun review dibidang farmasi yang meliputi bidang farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi dan farmasi klinis ...