Latar Belakang: Diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di Indonesia. Pola kebersihan keluarga dan peran perawat menjadi faktor yang dapat memengaruhi kejadian diare. Tujuan: Menganalisis hubungan antara pola kebersihan keluarga dan peran perawat dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pamotan, Kabupaten Rembang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 37 balita dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pola kebersihan keluarga dan perawat dengan skala guttman dan data sekunder rekam medis, lalu dianalisis dengan crosstab 2x2 Chi Square. Hasil: analisis Chi Square menunjukkan bahwa nilai Odds Ratio (OR) sebesar 0,027 dengan nilai signifikansi (?-value) 0,000 menunjukkan bahwa pola kebersihan keluarga yang buruk secara signifikan meningkatkan risiko terjadinya diare kronis pada balita. Analisi pean perawat Nilai Odds Ratio (OR) sebesar 0,320 dengan nilai signifikansi (?-value) 0,140 menunjukkan bahwa peran perawat tidak memiliki hubungan signifikan terhadap kejadian diare. Kesimpulan: Pola kebersihan keluarga berperan penting dalam kejadian diare pada balita, sementara peran perawat tidak menunjukkan hubungan langsung. Upaya edukasi kebersihan berbasis komunitas diperlukan untuk pencegahan diare pada balita.
Copyrights © 2025