Emesis Gravidarum is a symptom of nausea accompanied by vomiting that occurs in early pregnancy (Niebyl, 2010). The cause of emesis gravidarum is increased levels of the hormones Estrogen, Progesterone and Human Chorionic Gonodothropine (HCG). Nausea and vomiting in pregnancy are often also called "morning sickness". However, around 17% of pregnant women report experiencing nausea and vomiting only in the morning. A prospective study involving 160 mothers found that 74% of mothers reported experiencing nausea with an average duration of 34.6 days. "Morning sickness" occurred in only 1.8% and 80% of mothers reported experiencing nausea that lasted all day. Only half of the mothers reported not experiencing nausea and vomiting after 14 weeks of gestation. The purpose of this study was to provide midwifery care to Mrs. H. The research instrument used a descriptive approach method and was documented in the form of SOAP. In this care, the author collected data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and bibliography studies. This study was conducted in November 2024 - June 2025. From the results of the provision of pregnancy care, a problem was found, namely the mother experienced emesis Gravidarum, so she taught the mother acupressure massage techniques. During labor and postpartum, there were no problems. In newborn care, all were found to be within normal limits. Based on the results of the comprehensive midwifery care report on Mrs. H aged 31 years in Sidorahayu, the researcher obtained the following conclusions: pregnancy care, the mother complained of morning sickness, HB 11 gr / dL, was given comprehensive care with acupressure massage techniques and advised the mother to eat little by little but often. The labor process went smoothly and the mother was given Endorphin massage care to reduce labor pain. The second postpartum care, the mother had no complaints, In newborn care, everything was found to be within normal limits, the baby was given vitamin K 1 mg care, hepatitis B0 immunization and SHK examination. While in family planning care Mrs. H used 3-month injection birth control. It is hoped that the client can apply the midwifery care that has been given so that it can increase knowledge and experience. The family can also be expected to help meet the mother's needs, provide psychological support, carry out the role and function of the family to maintain the health of the mother and child. Abstrak Emesis Gravidarum adalah gejala mual yang disertai dengan muntah yang terjadi pada awal kehamilan (Niebyl, 2010). Penyebab emesis gravidarum adalah meningkatnya hormon Estrogen, Progesteron dan Human Chorionic Gonodothropine (HCG). Mual dan muntah pada kehamian sering juga disebut ‘’morning sickness’’. Akan tetapi sekitar 17% ibu hamil yang melaporkan mengalami mual dan muntah hanya di pagi hari. Sebuah penelitian prospektif yang melibatkan 160 ibu menemukan bahwa 74% ibu melaporkan mengalami mual dengan durasi rata-rata selama 34,6 hari ‘’morning sickness’’ terjadi hanya pada 1,8% dan 80% ibu melaporkan mengalami mual yang berlangsung sepanjang hari. Hanya setengah dari ibu yang melaporkan tidak mengalami mual muntah setelah usia gestasi 14 minggu. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. H Intsrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pusataka. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2024 – Juni 2025. Dari hasil pemberian asuhan kehamilan ditemukan masalah yaitu ibu mengalami emesis Gravidarum, sehingga mengajarkan ibu tehnik pijat akupresur. Selama persalinan sampai dengan nifas tidak mengalami masalah. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal.Berdasarkan hasil laporan asuhan kebidanan komperhensif pada Ny.H umur 31 tahun di sidorahayu, sehingga peneliti memperoleh kesimpulan sebagia berikut asuhan kehmailan, ibu mengeluh mual pada pagi hari, HB 11 gr/dL, diberikan asuhan komperhensif teknik pijat akupresur dan menyarankan ibu untuk makan sedikit-sedikit tapi sering. Proses persalinan berjalan dengan lancar dan ibu diberikan asuhan Endorphin massage untuk mengurangi nyeri persalinan. Asuhan nifas kedua, ibu tidak ada keluahan, Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal, bayi diberikan asuhan vitamik K 1 mg, imunisasi hepattis B0 dan pemeriksaan SHK. Sedangkan pada asuhan KB Ny. H menggunakan KB suntik 3 bulan. Diharapkan klien dapat mengaplikasikan asuhan kebidanan yang telah diberikan sehingga dapat menambah pengetahuan dan pengalaman. Keluarga juga dapat diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan ibu, memberikan dukungan psikologis, menjalankan peran dan fungsi keluarga untuk tetap mempertahankan kesehatan ibu dan anak.
Copyrights © 2025