Abstrak: Luka diabetes merupakan salah satu komplikasi serius yang seringkali menyertai penyakit diabetes melitus. Luka ini umumnya terinfeksi oleh berbagai jenis bakteri. Untuk memastikan pengobatan yang tepat dan efektif, identifikasi jenis bakteri penyebab infeksi secara cepat dan akurat meanjadi sangat penting. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi molekuler telah membawa perubahan signifikan dalam cara kita mendiagnosis dan memahami infeksi pada luka diabetes. Metode-metode seperti next-generation sequencing (NGS), PCR-DGGE, dan 16S rRNA sequencing memungkinkan kita untuk menganalisis komposisi mikroba (mikrobioma) yang ada di dalam luka dengan tingkat detail yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional. Artikel ini akan menyajikan tinjauan mendalam terhadap berbagai penelitian terbaru yang telah memanfaatkan teknologi molekuler untuk mengkarakterisasi mikrobioma pada luka diabetes, Informasi yang diperoleh dari studi-studi tersebut diharapkan dapat memberikan dasar yang kuat untuk mengembangkan strategi pengobatan yang lebih efektif dan personal. Pendekatan pengobatan yang berbasis pada karakteristik mikrobioma individu dapat membantu meningkatkan keberhasilan penyembuhan luka, mengurangi risiko komplikasi, serta meminimalkan penggunaan antibiotik yang tidak perlu
Copyrights © 2025