Perusahaan pengolahan minyak dan gas dalam praktek kerja lapangan tidak lepas dengan adanya potensi kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di unit hydrotreating. Melalui pendekatan analisis HIRADC, ini mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kecelakaan kerja serta dampaknya terhadap karyawan dan operasional perusahaan. Penelitian ini dilakukan pada pekerjaan perbaikan pipa steam atau yang dikenal dengan Program Zero Steam Leak, penggunaan analisis HIRADC pada pekerjaan tersebut maka akan diteliti risiko apa saja yang dapat terjadi dan bagaimana kemungkinan (Probability) serta Tingkat Keparahan (Severity). Metode penelitian berupa analisis kualitatif, pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Hasilnya didapatkan 28 jenis pekerjaan teridentifikasi. Terdapat 10 pekerjaan dengan tingkat risiko kategori ringan, 8 kategori sedang dan 8 pekerjaan dengan risiko kategori tinggi dan 2 dengan kategori risiko ekstrim yaitu penggerindaan dan terjatuh dari ketinggian. Kemudian setelah dianalisis dapat dihasilkan kesimpulan yang dapat digunakan oleh perusahaan agar dapat dilakukan perbaikan atau tindak lanjut. Untuk mencegah kecelakaan, divisi K3 atau HSE harus melakukan pengawasan dan disiplin yang ketat terhadap pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi pada proyek yang akan dilaksanakan. Selain itu, pemantauan dan evaluasi pengendalian risiko di lapangan selalu dilakukan karena sangat penting untuk memastikan bahwa pekerja mengetahui dan memahami prosedur pengendalian risiko kerja. Dan akan membantu mengurangi risiko yang mungkin terjadi selama proyek berlangsung.
Copyrights © 2025