Penggunaan teknologi informasi (TI) dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat meningkatkan efisiensi operasional dan keamanan data. Namun, masih banyak UMKM seperti Kedai Kopi Sahabat Kecil yang belum memiliki tata kelola TI yang terstruktur dan masih menggunakan sistem pencatatan manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tata kelola TI pada UMKM tersebut menggunakan pendekatan COBIT 2019. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis 10 Design Factor (DF1–DF10), yang kemudian dipetakan ke dalam domain COBIT 2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa empat domain memiliki nilai prioritas tertinggi, yaitu APO12 (Manage Risk), APO13 (Manage Security), BAI10 (Manage Configuration), dan DSS04 (Manage Continuity). Rekomendasi perbaikan mencakup digitalisasi sistem POS, pelatihan staf, penyusunan SOP, dan penguatan keamanan data. Penelitian ini menunjukkan bahwa framework COBIT 2019 efektif digunakan dalam konteks UMKM untuk menyusun strategi tata kelola TI yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan.
Copyrights © 2025