Latar Belakang: Pemilihan kontrasepsi jangka panjang (IUD) masih rendah meskipun efektivitasnya tinggi. Dukungan suami merupakan faktor penting dalam pengambilan keputusan penggunaan kontrasepsi. Tujuan :Mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemilihan IUD di Rumah Sakit Bahagia Makassar. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dihitung menggunakan rumus Lemeshow, diperoleh 66 responden ibu pasangan usia subur (PUS) periode Februari–Mei 2025. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil : penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan buruk (59%), sikap tidak mendukung (68,2%), dan tidak mendapat dukungan suami (63,6%) sehingga tidak menggunakan IUD. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,000 yang berarti terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan, sikap, dan dukungan suami dengan penggunaan IUD. Variabel luar (umur, pendidikan, pekerjaan, paritas) menunjukkan p>0,05, yang berarti tidak terdapat hubungan bermakna dengan penggunaan IUD. Kesimpulan: dukungan suami berhubungan signifikan dengan penggunaan kontrasepsi jangka panjang (IUD).
Copyrights © 2025