Masyarakat di Gang Abdul Rasyid, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, masih menghadapi kesulitan dalam mengakses air bersih yang layak untuk keperluan dasar seperti mandi, mencuci, dan kakus (MCK). Air yang tersedia umumnya keruh, kekuningan, serta mengandung endapan dan zat besi yang tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan dan menerapkan teknologi tepat guna berupa alat penjernih air sederhana serta memberikan edukasi terkait metode penyediaan air bersih. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi hasil. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa alat penjernih air sederhana yang dibuat mampu mengubah air keruh menjadi air yang lebih layak digunakan untuk keperluan MCK. Teknologi ini terbukti mudah dioperasikan dan dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat setempat. Kegiatan ini penting sebagai solusi berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses air bersih.
Copyrights © 2025