Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, namun masih banyak pendidik di wilayah seperti Singkawang, Kalimantan Barat, yang belum siap menghadapi tantangan ini. Rendahnya literasi digital, minimnya pelatihan AI, serta keterbatasan infrastruktur menjadi hambatan utama dalam pemanfaatan AI oleh guru-guru setempat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan pendidik melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan tools AI seperti ChatGPT dan Dreamina dalam kegiatan pembelajaran. Metode pelaksanaan mencakup observasi lapangan, workshop intensif, praktik langsung, serta evaluasi berbasis pretest dan posttest. Sebanyak 121 guru dari empat kabupaten mengikuti kegiatan ini, dengan hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap AI. Rata-rata skor posttest mencapai 88,71%, dengan mayoritas peserta menunjukkan pemahaman yang tepat terhadap konsep dan penerapan AI dalam pendidikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan praktis dan pendampingan dapat secara efektif meningkatkan literasi AI guru, sekaligus menjembatani kesenjangan digital antara sekolah di perkotaan dan pedesaan. Hasil kegiatan ini menjadi dasar penting untuk pengembangan pelatihan lanjutan dan pembentukan komunitas guru AI di Kalimantan Barat guna menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025