Pencapaian kinerja optimal dalam suatu entitas bisnis sangat ditentukan oleh kapasitas dan kompetensi individu yang terlibat di dalamnya. Dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan, perusahaan menerapkan berbagai strategi seperti pemberian kompensasi dan peningkatan motivasi kerja. Tujuan kajian ini adalah mengkaji keterkaitan antara kompensasi serta motivasi kerja dengan tingkat kinerja karyawan di Bank BJB Cabang Tamansari Bandung. Pendekatan kuantitatif menggabungkan metode deskriptif serta metode asosiatif. Proses pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 50 responden Data kemudian diolah dan dianalisis secara statistik menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Variabel kompensasi tidak berkontribusi signifikan pada kinerja karyawan, ditunjukkan oleh nilai t hitung < t tabel (1,335 < 1,677) dengan signifikansi 0,188. Sebaliknya, variabel motivasi berkontribusi positif dan signifikan pada kinerja, dengan t hitung > t tabel (4,880 > 1,677) dan signifikansi < 0,001. Kompensasi dan motivasi secara bersama-sama berkontribusi signifikan pada kinerja karyawan, dengan nilai F hitung sebesar 19,952 > 3,20 dan nilai signifikansi < 0,001. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,459 menunjukkan bahwa 45,9% variasi kinerja karyawan dipengaruhi oleh kompensasi dan motivasi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Berdasarkan temuan tersebut, perusahaan disarankan untuk lebih memfokuskan upaya peningkatan motivasi karyawan sebagai strategi utama dalam mendorong peningkatan kinerja.
Copyrights © 2025