Ketersediaan tenaga kesehatan, khususnya perawat, merupakan aspek penting dalam menjamin layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Provinsi Jawa Barat, sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, menghadapi tantangan besar dalam pemerataan distribusi tenaga perawat di berbagai kabupaten dan kota. Ketimpangan ini dapat berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan yang diterima oleh masyarakat di wilayah tertentu, terutama di daerah terpencil dan padat penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah perawat berdasarkan wilayah administratif menggunakan algoritma Decision Tree. Data penelitian diperoleh dari instansi pemerintah yang mencakup data jumlah perawat di setiap wilayah selama kurun waktu tertentu. Proses analisis dilakukan dengan bantuan perangkat lunak RapidMiner untuk membangun model prediksi dan mengevaluasi performanya secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan adanya disparitas jumlah perawat antarwilayah serta beberapa variabel yang memengaruhi distribusinya. Model prediksi ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan strategis bagi pihak berwenang dalam merumuskan kebijakan pemerataan tenaga kesehatan di Provinsi Jawa Barat.
Copyrights © 2025