Penelitian ini bertujuan menganalisis peran akuntansi berkelanjutan sebagai pilar pembangunan ekonomi hijau dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Pendekatan kualitatif digunakan melalui metode studi literatur dengan mengkaji 30 publikasi ilmiah bereputasi dari jurnal terindeks Scopus, ResearchGate, prosiding, serta laporan lembaga resmi. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi tren global dan regional penerapan akuntansi berkelanjutan, hambatan yang dihadapi Indonesia, serta peluang yang dapat dimanfaatkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi berkelanjutan secara global telah mengalami pertumbuhan signifikan, didorong oleh kesadaran akan perubahan iklim, tuntutan transparansi, dan integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Di Indonesia, meskipun kebijakan terkait pelaporan keberlanjutan telah mulai diimplementasikan, masih terdapat hambatan berupa rendahnya literasi akuntansi berkelanjutan, keterbatasan sumber daya, serta minimnya dukungan teknologi. Penelitian ini menegaskan urgensi penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi digital untuk mempercepat adopsi akuntansi berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan komprehensif peluang dan hambatan penerapan akuntansi berkelanjutan di Indonesia dengan perspektif jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.
Copyrights © 2025