Pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah, menjadi tantangan lingkungan yang signifikan di perkotaan. Minyak jelantah yang dibuang sembarangan dapat mencemari air dan tanah, serta menimbulkan risiko kesehatan masyarakat. Salah satu solusi inovatif adalah mengolah limbah ini menjadi produk bernilai tambah, seperti eco-candle. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada warga Kelurahan Sawah Lama, Kota Bandar Lampung, dalam pembuatan eco-candle dari minyak jelantah. Metode yang digunakan berupa pelatihan langsung kepada masyarakat, dengan fokus pada pengolahan limbah, pengembangan kreativitas, dan peningkatan keterampilan praktis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan kesadaran lingkungan warga, mendorong partisipasi aktif dalam pengelolaan limbah, serta membuka peluang usaha skala rumah tangga yang ramah lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi sederhana dalam pengelolaan limbah rumah tangga dapat memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan secara bersamaan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan partisipatif, yang mendorong kolaborasi antara warga, pemerintah, dan lembaga pendidikan. Keberhasilan program ini membuka peluang replikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa. Dengan demikian, pemanfaatan minyak jelantah menjadi eco-candle tidak hanya menjadi solusi teknis, tetapi juga pendekatan edukatif dalam menciptakan budaya sadar lingkungan sejak tingkat rumah tangga.
Copyrights © 2025