Latar belakang penelitian ini adalah fenomena menurunnya etika dan sopan santun murid terhadap guru yang semakin marak. Banyak kasus menunjukkan adab terhadap guru mulai diabaikan, baik dalam ucapan maupun sikap, bahkan hingga berujung pada kekerasan atau pelaporan hukum terhadap guru oleh murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan Islam dalam Surah Al-Isra>‘ ayat 23 melalui penafsiran Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah, serta menelaah relevansinya dengan konsep pendidikan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), melalui analisis isi dan metode tafsir tahlili. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surah Al-Isra>‘ ayat 23 mengandung tiga nilai utama, yaitu nilai tauhid, birr al-walidain (berbakti kepada orang tua), dan etika komunikasi. Dalam konteks pendidikan, guru dipandang sebagai orang tua kedua, sehingga prinsip penghormatan, kesopanan, dan tutur kata yang baik juga berlaku terhadap guru. Nilai-nilai ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, yaitu membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Dengan demikian, nilai-nilai tersebut penting untuk ditanamkan dalam sistem pendidikan agar terbentuk generasi yang beradab dan berkarakter.
Copyrights © 2025