Tujuan: Menganalisis pengaruh tindak lanjut rekomendasi audit, SPIP, dan ukuran daerah terhadap pelayanan publik dengan temuan audit sebagai mediasi pada pemerintah kota/daerah di Jawa Tengah tahun 2021-2023. Desain Penelitian dan Metodologi: Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kuantitatif dengan model analisis regresi berganda menggunakan alat ukur SPSS. Pengujian masing-masing variabel independent dengan uji parsial dan variabel mediasi menggunakan uji sobel test. Pengambilan sampel dengan cara sampel jenuh pada 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah tahun 2021-2023 menggunakan sumber data sekunder. Hasil dan Pembahasan: Temuan menunjukkan bahwa tindak lanjut rekomendasi audit memiliki pengaruh negatif terhadap kualitas pelayanan publik di Jawa Tengah, tetapi tidak signifikan. Sebaliknya, SPIP dan ukuran daerah memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kualitas pelayanan publik di Jawa Tengah. Temuan audit memiliki peran memediasi hubungan tindak lanjut rekomendasi audit dan pelayanan publik di Jawa Tengah, sedangkan tidak memediasi pada hubungan SPIP dan ukuran daerah pada kualitas pelayanan publik di Jawa Tengah Implikasi: Penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik dapat mendukung konsep tata kelola pemerintahan. Secara praktis, penelitian dapat digunakan sebagai acuan evaluasi dan perbaikan mekanisme pelayanan publik di Jawa Tengah. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian dengan data primer dengan metode kualitatif.
Copyrights © 2025