Kematian neonatus masih menjadi permasalahan serius secara global, dengan sepsis menjadi salah satu penyebab utamanya. Diagnosis dini sangat penting namun pemeriksaan kultur darah sebagai metode standar membutuhkan waktu lama. Oleh karena itu, diperlukan metode hematologi alternatif seperti Immature to Total Neutrophil Ratio (IT Ratio) dan Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR) yang lebih cepat dan non-invasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nilai IT Ratio dan nilai NLR pada neonatus di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh neonatus yang dirawat di RS PKU Muhammdiyah Yogyakarta pada Januari–Desember 2024. Sampel diambil secara simple random sampling sebanyak 140 neonatus, dengan data yang diperoleh dari rekam medis. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara nilai IT Ratio dan nilai NLR pada neonatus dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0.314 dan nilai p sebesar 0.000 (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah IT Ratio dan NLR dapat digunakan sebagai parameter penunjang dalam mendeteksi dini infeksi neonatal.
Copyrights © 2025