Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan yang memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia melalui ekspor. Kopi juga berperan sebagai penyedia lapangan kerja, karena hampir 98,43% dikekola oleh Perkebunan Rakyat. Banyak tantangan yang dihadapi dalam produksi kopi berkualitas, terutama aspek agronomis. Tanaman kopi merupakan tanaman C3, yang butuh naungan selama pertumbuhannya. Terbatasnya informasi mengenai pengaruh naungan terhadap pertumbuhan kopi menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari-April 2025, di lahan percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan A1 (intensitas naungan ±70-80%) dan dan A2 (intensitas naungan ±90-100%). Data hasil penelitian diuji menggunakan uji F taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas naungan yang berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi, diameter batang dan jumlah daun tanaman kopi. Intensitas naungan ±70-80% menunjukkan pertumbuhan vegetatif bibit kopi lebih baik dibanding intensitas naungan ±90-100%.
Copyrights © 2025