Penelitian ini mengkaji pengaruh latihan intensitas tinggi interval (High Intensity Interval Training/HIIT) terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pada pemain bola voli dengan riwayat ketidakstabilan pergelangan kaki kronis (Chronic Ankle Instability/CAI). Masalah utama yang diidentifikasi adalah penurunan daya ledak otot tungkai pada atlet voli akibat cedera pergelangan kaki berulang, yang memengaruhi performa dan meningkatkan risiko cedera. Solusi yang diusulkan adalah penerapan program latihan HIIT yang terstruktur untuk memulihkan dan meningkatkan kekuatan serta kecepatan otot tungkai. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pre-experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian adalah pemain voli Tim Voli PERVOKA yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu berusia 20-26 tahun, mampu berkomunikasi efektif, bersedia berpartisipasi, menyetujui informed consent, dan memiliki riwayat CAI tanpa cedera sprain ankle akut atau nyeri. Sebanyak 25 individu terindikasi CAI dari populasi 38 orang. Data daya ledak otot tungkai diukur menggunakan tes vertical jump sebelum dan sesudah intervensi HIIT selama 4 minggu, 3 kali seminggu. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada daya ledak otot tungkai setelah pemberian latihan HIIT. Temuan ini akan membuktikan efektivitas HIIT sebagai intervensi rehabilitasi untuk meningkatkan performa dan mengurangi risiko cedera pada atlet voli dengan CAI.
Copyrights © 2025