Penelitian ini membahas strategi komunikasi interpersonal dalam melayani pelanggan dari latar belakang budaya dan sosial yang beragam di sektor bisnis kuliner. Dalam industri ini, kemampuan berkomunikasi secara efektif menjadi sangat penting karena pelanggan memiliki karakter, kebutuhan, dan harapan yang berbeda-beda. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dengan mengkaji berbagai literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang bersifat terbuka, empatik, suportif, dan adil mampu menciptakan suasana layanan yang ramah serta meningkatkan kepuasan pelanggan. Strategi ini juga terbukti efektif dalam menghadapi tantangan perbedaan bahasa maupun kebutuhan khusus. Contohnya dapat dilihat pada Kafe Difabis yang menggunakan bahasa isyarat untuk melayani pelanggan tunarungu, serta Café ONNI House yang memberdayakan penyandang disabilitas. Secara keseluruhan, komunikasi interpersonal yang inklusif menjadi faktor kunci dalam membangun hubungan positif dengan pelanggan serta mendukung kesuksesan bisnis kuliner secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025