Perilaku sosial pada anak usia dini merupakan ranah perkembangan krusial yang sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, khususnya interaksi dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh lingkungan teman sebaya terhadap perilaku sosial anak usia 5–6 tahun di RA Ummu Khodijah, sebuah lembaga pendidikan anak usia dini Islam. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan selama dua bulan, melibatkan 15 anak, guru kelas, orang tua, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang berinteraksi dengan teman sebaya yang menunjukkan perilaku kooperatif dan prososial cenderung mengembangkan perilaku serupa, termasuk berbagi, empati, dan kolaborasi. Sebaliknya, mereka yang terpapar kelompok teman sebaya dengan sifat agresif atau dominan-negatif menunjukkan perilaku yang lebih rentan konflik atau menarik diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan teman sebaya memainkan peran penting dalam membentuk perkembangan sosial anak usia dini. Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi para pendidik dan orang tua, yang menyoroti perlunya mengamati dan menyusun interaksi antarteman sebaya secara cermat untuk mendorong pertumbuhan perilaku yang positif.
Copyrights © 2025