Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan mampu meningkatkan kompetensi siswa SMK, khususnya pada program keahlian Multimedia. Tujuan penelitian ini adalah merancang serta mengembangkan video pembelajaran mata pelajaran Teknik Audio Video untuk mendukung proses belajar siswa SMK Negeri 7 Jakarta jurusan Multimedia. Metode pengembangan menggunakan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) model Luther–Sutopo yang mencakup enam tahap, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Produk yang dihasilkan dievaluasi melalui validasi ahli materi dan ahli media, kemudian diujicobakan kepada 50 siswa dengan instrumen berupa angket skala Likert dan tes hasil belajar (pre-test dan post-test). Hasil validasi menunjukkan bahwa video pembelajaran tergolong sangat layak baik dari segi isi maupun media. Uji coba peserta didik juga memperlihatkan respons positif terhadap kualitas visual, audio, kejelasan materi, dan kemudahan penggunaan. Data hasil belajar menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata sebesar 24,64% dari pre-test ke post-test. Dengan demikian, video pembelajaran Teknik Audio Video yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif digunakan sebagai salah satu media pendukung pembelajaran di SMK, khususnya jurusan Multimedia.
Copyrights © 2025