Lingkungan memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan mental manusia, di mana hutan dinilai sebagai tempat terapi alami yang efektif dan terjangkau. Salah satu bentuk terapi alam yang dikenal adalah Forest Healing, yaitu aktivitas menyatu dengan alam hutan untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Kunci di Sumedang sebagai lokasi Forest Healing berdasarkan karakteristik lingkungan hutannya. Parameter yang digunakan mengacu pada SNI 9006:2021, meliputi kerapatan vegetasi, suhu, kelembapan, tingkat kelerengan, dan tingkat kebisingan. Data dikumpulkan dari tiga lokasi utama: amfiteater, gardu pandang, dan bunker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan vegetasi tergolong rapat dengan dominansi pinus yang menghasilkan senyawa terpen bermanfaat bagi pernapasan. Kelembapan berada dalam kisaran ideal (68%) dan tingkat kebisingan tergolong rendah (<40 dB). Meskipun suhu rata-rata melebihi standar kenyamanan (27,4°C) dan beberapa titik memiliki kelerengan curam, kondisi tersebut masih dapat ditoleransi selama pengunjung dalam kondisi fisik sehat. Dengan demikian, Tahura Gunung Kunci memiliki potensi tinggi sebagai lokasi Forest Healing, dengan waktu terbaik pelaksanaan pada pagi hari. Hasil ini mendukung pengembangan wisata hutan berbasis terapi di Jawa Barat..
Copyrights © 2025