Latar Belakang: Peningkatan kasus demam berdarah (DBD) di Indonesia menunjukkan perlunya upaya pencegahan dan penanganan yang lebih optimal. Tujuan: untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan perilaku orang tua mengenai pencegahan DBD dengan kejadian DBD pada balita di salah satu Puskesmas di Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan April 2025 di salah satu Puskesmas di Kabupaten Tangerang. Populasi dalam penelitian adalah orang tua anak balita. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan non-probability sampling, yaitu accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 93 berdasarkan perhitungan G – Power. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji terhadap 5 orang expert dan hasil uji I - CVI sebesar 1.00. Hasil: Analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (nilai p-value= 0.001<0.05) dan perilaku (nilai p-value= 0.001 <0.05) dengan kejadian DBD. Saran: Temuan ini menyarankan pentingnya kewaspadaan orang tua terhadap risiko terkena DBD dan pengawasan terhadap program pencegahan DBD oleh Puskesmas. Kata Kunci: DBD, Pengetahuan, Perilaku
Copyrights © 2025