This study aims to determine the effect of the gender development index, female labor force participation rate, female life expectancy, and female education on economic growth in Indonesia. This study uses secondary data sourced from the Badan Pusat Statistik (BPS) for the 2018-2024 period. The unit of analysis is 34 provinces in Indonesia. This study uses quantitative data using panel data regression analysis with model estimation using the chow test and the hausman test. The best-fit model is the Fixed Effect Model. The results of thus study indicate that the gender development index has a positive and significant effect on economic growth. The female labor force participation rate has no effect on economic growth. Female life expectancy has a positive and significant effect on economic growth. Female education, proxied by average years of schooling, has a negative and significant effect on economic growth. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh indeks pembangunan gender, tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan, angka harapan hidup perempuan, dan pendidikan perempuan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari lembaga Badan Pusat Statistik (BPS) 2018-2024. Unit analisis yang digunakan adalah 34 provinsi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi data panel dengan uji estimasi model menggunakan uji chow, dan uji hausman. Diketahuilah model yang cocok adalah Fixed Effect Model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indeks pembangunan gender perpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Angka harapan hidup perempuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Pendidikan perempuan yang diproksikan dengan rata-rata lama sekolah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Copyrights © 2025