Transformasi digital telah mengubah paradigma kepemimpinan modern, menuntut adaptasi strategi leadership yang responsif terhadap dinamika teknologi dan inovasi. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana transformasi kepemimpinan di era digital dapat mendorong kultur inovasi dan meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan. Melalui pendekatan tinjauan literatur komprehensif, studi ini menganalisis evolusi gaya kepemimpinan dari model tradisional menuju digital leadership yang mengintegrasikan teknologi, kolaborasi virtual, dan pengambilan keputusan berbasis data. Temuan utama menunjukkan bahwa digital leadership yang efektif dicirikan oleh kemampuan adaptasi teknologi, kecerdasan emosional digital, dan kompetensi dalam memfasilitasi inovasi kolaboratif. Integrasi antara transformational leadership dan digital competencies terbukti signifikan meningkatkan innovation capability, employee engagement, dan organizational performance. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan implementasi seperti digital divide, resistance to change, dan kebutuhan pengembangan digital skills. Model kepemimpinan hybrid yang menggabungkan human-centric approach dengan technology-enabled processes menunjukkan efektivitas tertinggi dalam menciptakan sustainable competitive advantage. Implikasi praktis mencakup pentingnya systematic leadership development, digital transformation roadmap, dan culture change management untuk mengoptimalkan kinerja organisasi di era digital. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan digital leadership framework dan practical guidelines bagi organisasi yang sedang mengalami transformasi digital. Kata Kunci: Transformasi kepemimpinan; digital leadership; inovasi organisasi; kinerja organisasi; transformasi digital; manajemen perubahan; kultur inovasi.
Copyrights © 2025