Students’ learning outcomes in science subjects remain less than optimal, partly due to the limited use of varied learning models and the lack of effective integration of technology in the classroom. The learning media applied tend to be simple and less engaging, which negatively impacts students’ motivation, concentration, and mastery of the subject matter. Teachers often rely on one-way delivery of material, using only pictures, with minimal opportunities for interaction or feedback from students. Such conditions lead to reduced focus and, in some cases, reluctance to participate in learning activities. This study aims to improve students’ achievement on the topic of animal locomotor organs through Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. The results indicate significant improvement: students’ mastery level increased from 70% in the initial observation to 78% in Cycle I, and further to 87% in Cycle II. The application of problem-based learning combined with the use of Wordwall proved effective in fostering active participation, collaboration, independent learning, and motivation by creating an interactive, engaging, and easily accessible learning environment. ABSTRAKHasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA masih belum optimal, salah satunya disebabkan kurangnya variasi model pembelajaran yang digunakan guru serta pemanfaatan teknologi yang belum maksimal. Media yang disajikan cenderung sederhana dan kurang menarik sehingga berdampak pada rendahnya motivasi, konsentrasi, serta penguasaan siswa terhadap materi. Guru lebih sering menyampaikan materi secara satu arah, hanya menggunakan gambar, serta kurang memberi kesempatan interaksi maupun umpan balik dari siswa. Kondisi ini menyebabkan sebagian siswa kehilangan fokus bahkan enggan mengikuti pelajaran. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi organ gerak hewan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan, yakni ketuntasan belajar siswa pada observasi awal sebesar 70%, meningkat menjadi 78% pada siklus I, dan mencapai 87% pada siklus II. Penerapan model pembelajaran berbasis masalah serta integrasi aplikasi Wordwall terbukti mampu menumbuhkan keaktifan, kerja sama, kemandirian belajar, serta motivasi siswa melalui pembelajaran interaktif, menarik, dan mudah diakses.
Copyrights © 2025