Albumin merupakan protein utama dalam plasma darah yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh serta mempercepat pemulihan jaringan. Kandungan albumin menjadi indikator mutu dalam produk obat tradisional dan suplemen kesehatan yang kian banyak digunakan masyarakat. Oleh karena itu, penetapan kadar albumin secara akurat sangat diperlukan guna menjamin kualitas dan keamanan produk tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mereview berbagai metode analisis kadar albumin yang telah mengalami perkembangan signifikan seiring kemajuan teknologi. Metode penulisan dilakukan melalui studi literatur dari berbagai sumber elektronik terpercaya dalam kurun waktu 2014–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode seperti spektrofotometri UV-Vis, reverse-phase high-performance liquid chromatography (RP-HPLC), elektrokimia, elektroforesis kapiler, dan fluoresensi memiliki karakteristik berbeda dalam hal sensitivitas, selektivitas, serta efisiensi. Masing-masing metode memiliki kelebihan dan keterbatasan yang harus disesuaikan dengan tujuan analisis serta kondisi teknis yang tersedia. Dengan demikian, pemilihan metode analisis albumin yang tepat menjadi kunci untuk memperoleh hasil yang optimal dan dapat diandalkan dalam industri farmasi maupun penelitian.
Copyrights © 2025