Latar Belakang: Stroke non hemoragik merupakan salah satu bentuk stroke yang paling sering terjadi dan dapat menimbulkan berbagai manifestasi klinis, termasuk gangguan hemodinamik dan peningkatan tekanan intrakranial. Penatalaksanaan posisi pasien menjadi intervensi non-farmakologis penting dalam perawatan stroke, salah satunya dengan posisi head up 30°. Tujuan: Menjelaskan implementasi posisi head up 30° pada pasien dengan stroke non hemoragik untuk membantu menurunkan tekanan intracranial pada pasien. Metode: Laporan kasus ini menggambarkan seorang pasien laki-laki berusia 84 tahun yang dirawat dengan diagnosis stroke non hemoragik. Intervensi yang dilakukan berupa pemberian posisi head up 30° diiringi dengan pemantauan tanda vital dan gejala klinis. Hasil: Implementasi posisi head up 30° menunjukkan hasil positif berupa penurunan tekanan darah, stabilisasi nadi dan pernapasan. Kesimpulan: Posisi head up 30° merupakan intervensi sederhana namun efektif dalam penatalaksanaan masalah risiko perfusi serebral tidak efektif pada pasien stroke non hemoragik. Intervensi ini membantu mengurangi tekanan intrakranial, memperbaiki aliran darah ke otak, dan meningkatkan kenyamanan pasien selama fase akut perawatan.
Copyrights © 2025