Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan diferensiasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Pendekatan diferensiasi merupakan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan, gaya belajar, dan kemampuan individual siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di tiga sekolah inklusi di Makassar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan diferensiasi dalam pembelajaran PAI untuk ABK memerlukan modifikasi kurikulum, penggunaan media pembelajaran adaptif, dan strategi penilaian yang fleksibel. Temuan utama menunjukkan peningkatan motivasi belajar ABK sebesar 78%, pemahaman materi PAI meningkat 65%, dan partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan meningkat 82%. Inovasi pembelajaran meliputi penggunaan teknologi assistive, pembelajaran berbasis sensori, dan pendekatan multisensori. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya pelatihan guru PAI dalam memahami karakteristik ABK dan penerapan strategi diferensiasi yang efektif untuk menciptakan pembelajaran PAI yang inklusif dan bermakna.
Copyrights © 2025