Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana strategi membaca dongeng dramatik, bermain peran, dan visualisasi berfungsi bersama untuk membangun pendidikan karakter untuk anak usia dini. Ketiga pendekatan tersebut dianggap relevan karena dapat mencapai berbagai gaya belajar anak seperti, gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Studi ini melihat 33 artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir, dimana data diambil dari situs google schoolar. Hasil analisis menunjukkan bahwa membaca dongeng dramatik meningkatkan empati dan pemahaman emosional anak, Role playing meningkatkan keberanian, tanggung jawab, dan keterampilan sosial, dan visualisasi membantu memperjelas nilai moral secara konkret melalui media gambar dan alat peraga. Ketiganya berfungsi sama dan dapat berdampak lebih besar pada pembentukan karakter anak jika digabungkan dengan benar. Dengan demikian, integrasi strategi mendongeng tersebut dapat menjadi pendekatan efektif dan menyenangkan dalam pendidikan karakter anak usia dini secara holistik.
Copyrights © 2025