Latar Belakang : Demam Berdarah Dangue sampai masih menjadi masalah kesehatan indonesia dengan prevalensi yang meningkat setiap tahunya. Demam berdarah adalah penyakit yang terjadi hampir setiap tahun seiring dengan perubahan musim penghujan ke musim kemarau dan sebaliknya. Kejadian DBD di Wilayah Ambawang Kuala, Kubu Raya didapatkan 201 kasus dengan kematian 1 jiwa pada tahun 2023. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan DBD di wilayah kerja puskesmas sungai ambawang kabupaten kuburaya. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 60 sampel. Pengambilan sampel ini dilakukan dengan cara total sampling. Pengumpulan data dengan membagikan kuesioner kepada ibu sesuai kriteria inklusi yaitu ibu yang anaknya pernah menderita DBD, tinggal di RW. 01/RT. 06 Desa Ambawang Kuala dan Responden dapat membaca dan menulis. Metode analisis statistik yaitu menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukan dari 60 responden, ditemukan ibu yang memiliki pengetahuan kurang sebesar (75%) dalam pencegahan DBD dan ibu yang memiliki pengetahuan cukup sebesar (25%) dalam pencegahan DBD. Sedangkan perilaku pencegahan kurang sebesar (80%) dan perilaku pencegahan cukup sebesar (20%). Analisis uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan DBD di Puskesmas Sungai Ambawang (p value = 0,000 < 0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya.
Copyrights © 2025